Aku dan 28

Hari ini, ketika jarum jam menunjuk 00.28,
kutengok lembaran sejarah,
tanggal 28…
berderet peristiwa akbar pernah terjadi
bukankah pada tanggal itulah,
Sumpah Pemuda dideklarasikan?
bukankah pada tanggal itulah,
Austria-Hongaria menyatakan perang terhadap Serbia hingga Perang Dunia I dan II meletus?
bukankah pada tanggal itulah,
diktator-fasis Italia, Benito Mussolini, dieksekusi rakyatnya sendiri?
bukankah pada tanggal itulah,
seorang Joseph Ignace Guillotin sang penemu alat pemenggal kepala tersohor guillotine lahir?
bukankah pada tanggal itulah,
negeri ini diterima Perserikatan Bangsa-Bangsa?
bukankah pada tanggal itulah pula,
dua jenius fenomenal dunia TI, Bill Gates dan Linus Torvalds lahir?
bukankah pada tanggal itu juga,
sang singa Iran, Mahmoud Ahmadinejad lahir?
dan bukankah pada tanggal itu pula,
sang pengarang roman kontroversial Max Havelaar, Multatuli alias Douwes Dekker, wafat?
.
dan tahukah pula, engkau, wahai kawan…
bahwa hari ini, pada tanggal inilah

tepatnya 28 (Juli)
seorang keparat bernama Aris Susanto, menginjak usianya yang ke-19?

[nyaris aku sendiri sampai lupa]
.
“Bodoh! Lihatlah!!”, bentak sang waktu
Jika pada tanggal ini Sumpah Pemuda pernah dideklarasikan,
maka kapan kau akan mendeklarasikan sumpahmu sebagai sosok insan mulia?!!
Jika pada tanggal ini Perang Dunia I dan II pernah meletus,
maka kapankah kau akan menyatakan perang terhadap nafsu-nafsu busukmu?!!
Jika pada tanggal ini seorang fasis Mussolini dieksekusi rakyatnya sendiri,
maka kapan kau akan segera mengeksekusi rasa fasis, sombong dan pongahmu?!!
Jika pada tanggal ini penemu alat pemenggal kepala guillotine lahir,
maka kapankah kau segera temukan alat pemenggal egomu?!!
Jika pada tanggal ini Indonesia diterima masyarakat dunia PBB,
maka kapankah kau berusaha agar eksistensimu bisa diterima dan diakui semua orang?!!
Jika pada tanggal ini pula lahir nama-nama besar macam Bill Gates, Torvalds, dan Ahmadinejad,
lalu kapankah kau akan segera mencontoh semangat besar & keberanian mereka?!!
Dan jika pada tanggal ini, seorang Douwes Dekker, seorang Belanda terenyuh akan penderitaan bangsa pribumi Indonesia yang notabene jajahan negerinya sendiri, wafat…
maka apakah nurani dan rasa empatimu terhadap mereka-mereka yang terpinggirkan, harus “wafat” pula…?
.
“Cukup sudah kau pelototi lembaran sejarah dunia,” bisik sang waktu
Tapi tengoklah sendiri lembaran kelam catatan sejarahmu di hari-hari kemarin
segala kebiasaan burukmu
sebisamu coba perbaikilah
semampumu coba rubahlah
lalu dengan optimis, melangkahlah
untuk menuju esok yang lebih cerah
bukankah kau ingin menanggalkan sisi keparatmu, menuju pribadi mulia?
.
19…
kau masih muda
semoga masih ada waktu

.
perbanyaklah kontribusimu buat orang-orang sekitar
.
dan syukur atas semua nikmatmu selama ini
segeralah kau limpahkan kepada-Nya
dan bagikanlah rasa gembiramu
bersama mereka-mereka
yang masih terpinggirkan…
[]
.

Dini Hari, 01.28 AM
28 Juli 2008

28 Tanggapan ke “Aku dan 28”

  1. saya yakin, anda tidak akan pernah menjadi orang yang tua tapi tak pernah dewasa…!!

    *saya tak pernah menduga, dilihat dari tulisan anda ternyata anda baru berumur 19 tahun… salut!!*

    ngomong-ngomong saya yang pertama..

    *gak disuguhi kue*

  2. oya, saya tak tak tahu, sebaiknya mengucapkan SELAMAT atau SEMANGAT!

  3. @ peristiwa

    saya yakin, anda tidak akan pernah menjadi orang yang tua tapi tak pernah dewasa…!!

    Ini apa sih maksudnya, beneran nggak ngerti saya :lol:
    .
    Salah! Mestinya sampeyan yg membawakan saya kue! :lol:

    Terima kasih sudah mampir
    Salam,

  4. Hohoho pantas nanya apakah saya udah bapak-bapak apa belum. Jangan pernah berpikir Anda masih muda. Karena suatu saat Anda akan merasa tua. Saya pikir tidak ada bedanya antara saya yang berusia 19 dan saya sekitar tujuh tahun kemudian. Sama-sama bingung. :D

  5. hahahahha…

    waduh..saya mesti bertapa lagi, belajar menyusun kata-kata yang tak bikin orang binggung membacanya..

    pada intinya maksud saya adalah bung Aris orang yang telah dewasa dan cukup matang di usia 19, apalagi nanti saat bung menjadi tua.

    saya nyampah lagi di blog anda. tak keberatan kan di sapa bung?

    *menyodorkan kue*

  6. @ gentole
    Eh, pertanyaan saya yang itu nggak ada kaitannya lho dengan post ini. Err… tapi bisa jadi ada hubungannya, ding. *lg error, ngantuk berat habis gadang*. Well, persepsi kita tentang umur, barangkali yg membedakannya adalah seberapa besar kuantitas “kebijakan” dari umur itu sendiri yg berhasil kita cerap. Bukankah banyak orang yg hanya dewasa fisik namun… [silaken lanjutkan sendiri :mrgreen: ] Sama2 bingung jg :-D

    @ peristiwa
    Dipanggil “bung”? :shock:
    Enggak keberatan sih, cuma koq agak kurang sreg ya :mrgreen:

    *gigit jari, misuh-misuh, kue yg diharapkan hanya imajiner*

  7. Susunan kata-kata yang bagus dan matang…. selamat Ulang tahun ( masih muda yah ….. ) terus berkarya

  8. kau memang dahsyat kawan. Salut.

    Usia 19 muda atau tidak itu sangat relatif, tergantung bagaimana kita memaknai kehidupan, dan waktu. Aku melihat engkau telah banyak sekali belajar dan mengendapkan hikmah. Semoga itu semua membuat hatimu damai dan engkau merasa hidupmu berarti.

    Selamat menyongsong perjalanan dan pendakian berikutnya, yang Anda pilih sendiri, di bawah tatapan sang takdir. (susah amat cuma mau bilang selamat ulang tahun hehehe…)

    Salam Merdeka!

  9. semangat (baca:selamat) ulang tahun… :cool:

  10. @ heper70, Robert Manurung & sitijenang
    Anda-anda semua ini pembid’ah! Mengucapkan selamat ulang tahun itu kebiasaan orang kafir! :evil: Well, saya ucapkan terima kasih ala kadarnya saja ya :lol:

    Salam,

  11. sungguh, butuh memori dan referensi yang cukup utk bisa mengingat-ingat peristiwa bersejarah itu, mas aris. tanggal 28 ternyata menjadi tanggal bersejarah yang selalu membikin dunia berubah. nah, mas aris kelahiran tanggal 28. sosk yang tepat untuk mengusung sebuah perubahan. btw, met ultah ke-19, mas aris, semoga makin smart dan sukses selalu. salam kreatif!

  12. @ Sawali Tuhusetya
    . ;-) Terima kasih, Pak Sawali. Semoga pula lewat tulisan2 bapak, saya bisa merekonstruksi apa-apa yg masih rapuh dan apa yg mesti segera dibenahi.

    Salam,

  13. baru 19 aja bingung, la aku yang 2* masih sante-sante aje…

  14. @ NdaruAlqaz

    baru 19 aja bingung

    Wah, dikatain begitu saya marah lho, mas :razz:
    .
    Yah, taruhlah saya masih labil, masih bodoh, dan baru sedikit makan asam garam kehidupan daripada sampeyan. Tapi… maksud dari kata “bingung” sampeyan ini mengacu pada kalimat saya yang mana ya? Sebab saya merasa tak menyiratkan kebingungan dalam postingan di atas, kecuali sekedar kontemplasi biasa.

    Salam,

  15. mengejaperistiwa Berkata

    *geleng-geleng kepala, ngelus-ngelus dada..kok tega-teganya misuhin saya*
    *menyeka air mata*

    trus yang ringan itu saya sapa anda dengan sebutan apa? agar anda gak keberatan gitu…
    pak, Aris kah??

    *sebagai ganti dari kue yang imajiner, memberikan senyum yang paling ramah :-) :-) :-) * hohohoho….

    *mual-mual, muntah di balik pintu*

  16. Met ULTAH ya… moga kamu makin bahagia….
    19 ya…? berarti aku dah tuwir yah….. hahaha….

    Aku bagi wejangan aja yah… ni sih dari Sang Begawan, asli loh… gini loh…

    Hidup itu seperti pokok bambu…
    Jika kamu menaikinya sampai selesai….
    Suatu saat kamu akan turun ke pucuk….
    Jalanilah dengan hati-hati
    supaya kamu gak jatuh…

    Gitu aja katanya…

    Itu aja yah, aku gak punya apa-apa sih….
    Ada juga kopi… mau….?

  17. @ (mbah?) godamn
    Iya, mbah. Wejangan mbah akan tetap saya kenang selalu. Ada wejangan lain lagi gak? Kalau ndak ada, saya ikhlaskan kepergian mbah untuk segera berangkat ke alam baka…

    *kabur, mendaki gunung, nyebrang lautan, takut diuber2 mbah godamn*

  18. met ultah yach..
    bener” ahli sejarah lah..
    aku mah males ngomongin sejarah mah.. banyak yang udah di rubah.. banyak rahasia yang di sembunyiin..
    mending ngomongin masa depan dah.. hihihihi.. :P

  19. hahaha…..
    sialan nyebut aku Mbah… :)
    kata-kata itu dari salah satu Mbahku memang…

    aku gak bakal nguber kamu kok. capek lagi…. hahaha
    Orang jowo bilang mah, ojo ngoyo. cnah…
    Hidup tuh capek…
    Kalo bisa lari ya lari..
    Kalo cuma bisa jalan ya jalan…
    Kalo capek ya istirahat dulu nanti lanjutin lagi…

    Kalo wejangan itu dari orang baduy…
    hahaha…
    sumprit deh aku gak punya wejangan original…
    Saduran semua. Jadi jangan sebut aku “Mbah” lagi ya cu…..
    Hahaha….. :)

  20. Alhamdulillah ^-^ barokallah! smoga usia yg dianugerahkan Allah kali ini bisa manfaat yah..

  21. hehehe, maksudku aku yang bingung…… *kalo lagi bingung suka kebalik-balik ngomongnya……MAMA…. AKU BELUM KAWIN*

  22. Ternyata Ris…..
    tau gitu.. seember air tlah menantimu
    plus semangkuk baso made in mamang.
    aachh dirimu.. Ris..

    “Better Late than never” I just Wanna Say..
    Happy birthday to u”

    may your wishes n dreams come true..

    congratulation.. Friends..

  23. @ ghian
    thank’s ;)

  24. Selamat milad ya dik … mulai sekarang saya tidak lagi memanggil mas karena ternyata situ lebih muda dari sini.

    Jika dirimu berulang tahun ke 19 ini doa dari kakak tersayang, 19 doa untuk adikku yang pandai mengkritik :)

    1. semoga panjang umur
    2. semoga sehat selalu
    3. semoga sellau dalam lindungan ALLAH
    4. semoga murah rejeki
    5. semoga menjadi anak yang berbakti pada orang tua
    6. semoga tambah dewasa
    7. semoga dapat menjadi pemuda yang sabar
    8. semoga dimuliakan ALLAH
    9. smoga selalu bahagia
    10. semoga dijauhkan dari dosa
    11. semoga tambah ganteng
    12. semoga menjadi kalifah pilihan ALLAH dimuka bumi
    13. semoga menjadi pemuda yang selalu sahid
    14. semoga tetap kritis
    15. semoga dimuliakan ALLAH
    16. semoga menjadi tauladan
    17. semoga tak ada cobaan yang tak mampu dipikul
    18. semoga selalu ada waktu untuk ibadah
    19. semoga mejadi sufi muda

    amin ya ALLAH …

  25. wuih doanya mbak rindu…
    berarti aku dapet “jatah” lebih banyak doa nih bentar lagi :mrgreen:
    (jadi berasa tuwa :( )

  26. @ Rindu
    Alhamdulillah, jadi punya “kakak” lagi nih di dunia maya. Sembilan belas do’a Mbak benar-benar menyentak dan penting. Namun saya ada permintaan, jangan banyak-banyak, cukup satu saja, do’akan saya, agar Allah memberi saya ketenangan jiwa. ;)
    .
    @ nurma
    Ehem! Undang-undang ya, Mbak… :mrgreen:
    .
    Salam,

  27. “do’akan saya, agar Allah memberi saya ketenangan jiwa.”

    ketenangan jiwa??!! berarti…,
    kan sama aja minta ………. ;)

    Ehem2 juga (gangguan tnggorokan??)
    Eh, guanteng itu aib loh, jgn dipiara :mrgreen:

  28. @ nurma
    Hmm… :mrgreen:

Tinggalkan Balasan