Who’s The Next President?

.

……….TIDAK, tidak. Saya tidak akan mengemukakan apapun untuk postingan kali ini. Saya tidak perlu menuliskan ekspektasi apa-apa tentang inti gambar di atas, sebab postingan yang ini, cukuplah menjadi salah satunya. Tidak pula saya menuliskan bahasan panjang lebar secara detail perihal bagaimana sosok pemimpin yang sempurna dan dibutuhkan rakyat Indonesia saat ini, sebab sudah jauh hari, “dosen” saya menuliskannya di sini. Tak perlu pula saya mencatatkan prediksi-prediksi spekulatif siapa yang kiranya berpeluang bakal duduk di kursi kepresidenan Indonesia 2009-2014, atau perkiraan fenomena golput, asersi-asersi khas pengamat politik tentang urgensi pemilu dan membengkaknya jumlah partai yang ikut merayakan pesta demokrasi yang bakal digelar beberapa bulan ke depan, dan sebagainya, dan sebagainya, sebab toh sudah banyak tema-tema tersebut ditulis dan dipaparkan orang lain secara lebih komprehensif (yang mana bisa kita akses lewat jasa search-engine yang ada), sebagian tercecer di berbagai media cetak dan buku, dan sebagian lagi diperbincangkan di berbagai stasiun-stasiun berita televisi dan radio.

……….Membicarakan dan meributkan Sang Satriantoshowatrio Piningit atau Ratu Adil, rasa-rasanya samalah halnya seperti membicarakan eksistensi Tuhan (antara ada dan tiada, antara mungkin dan tidak mungkin). Capek ngebahas gituan. Padahal, “tentang apa yang tidak dapat diperkatakan, orang harus diam,” begitulah Mbah Wittgenstein, filosof besar abad 20 dulu berkata (ha? nggak ada hubungannya yah? ah, yang penting nyambung) *melet-melet*.

……….Jadi, apa kalau begitu? Yah, inti sebenernya sih, cuma ingin pamer hasil desain yang saya bikin! Gimana? Bagus nggak?

:mrgreen:

.
.
.
*ditendang ke Gaza*

[]
Bandung, 23 Januari 2009
01.36 dini hari

18 Tanggapan ke “Who’s The Next President?”

  1. desainnya oke punya :D

  2. daripada ngomongin ratu adil atau siapa yang layak jadi presiden RI berikutnya lebih bijak merefleksikan apa sih yang dinamakan adil? kira-kira ada nggak ya adil itu? :D
    disambungin aja ya mas

  3. Kalau legislatif mah ndak nggreget… yang pilpres nanti akan ada banyak ramalan Satrio Piningit dan Raja Jawa.

    *tendang balik ke Darfur*

  4. zinnia|eglantine Berkata

    kenapa sosok lelaki yang diberi tanda tanya, seolah memang pasti bakal kaum adam-lah yang bakal menang? :-?

  5. @ tomy
    wah, tentang “adil” yah, hng… kita tunggu sajalah orang yang berkompeten datang kemari, soalnya saya sendiri belum tahu benar makna adil sesungguhnya. Btw, IMO, ukuran adil itu sepertinya relatif, misal si X memimpin, dan ia merasa sudah berlaku adil ketika memerintah, tapi sebagian orang menganggap ia belum adil. Keduanya ngotot, yang satu merasa diri sudah adil seadil-adilnya, sedang satunya lagi menganggap belum adil. Nah, kira-kira bagaimana mendamaikan hal demikian? :-D
    .
    .
    .
    @ dnial
    ah, saya ndak percaya ramalan :razz:

    *ini apa sih, ditendang-tendang* :mrgreen:
    .
    .
    .
    @ zinnia|eglantine
    situ tau logika falus? “seandainya perempuan menjadi pemimpin, maka dunia ini akan menjadi irrasional” :razz: :lol:

    *kabur sebelum dilempari pisau*

  6. adipati kademangan Berkata

    Setiap kali ajang pemilihan presiden menjelang, orang Indonesia kok rasanya lebih melihat pada sisi gelap / buruk dari calon yang terpampang. Oo ternyata dia begini, telah begitu, melakukan anu, sehingga seolah-olah calon yang ada itu buruk semua. Jadi … mau memilih terbaik dari yang buruk? atau sudah mempersiapkan memilih untuk tidak memilih. Begitulah Negara Indonesiaku tercinta ini.
    Saya punya usulan ngawur tentang pemimpin Indonesia di masa depan. Kalo seumpama Sepakbola aja bisa “ngebon” pelatih dari luar, kenapa presiden tidak ?
    Panggil saja Khomeini, Tony Blair, John Howard, Anwar Ibranim, Barack Obama (nunggu pensiun dulu dari amerika), dll. Jelas terbukti mereka sudah memerintah di negerinya sendiri dan membawa kemajuan, tentunya nanti kalo terpilih di Indonesia ya perlu juga dukungan rakyat.

  7. desainnya bagus banget, saya kasih nilai B+,kalu boleh usul gambar setelah Pak Sby itu dipasang gambar pendekar2 blogger spiritual, misalnya: Sampeyan sendiri, mas siti jenang, mas tommy dll, wah pasti rame banget. itu lho kaya blognya kang jenang ada tombol vote nya, eh apa sih ga mudeng namanya, maklum ini ngetiknya juga sambil ngangon bebek…

  8. @ adipati kademangan
    wow! presiden outsourcing! :shock:
    *kepikiran cari pemimpin lewat jasa head hunter*
    .
    .
    .
    @ Ngabehi

    maklum ini ngetiknya juga sambil ngangon bebek…

    :shock:
    e, em… maksudnya, ngangon (ing pinggir kalenan) sambil bawa-bawa laptop? :-?
    luar biasa, kalah mobilisasi saya :-?

  9. lovepassword Berkata

    Lha kamu terdaftar nggak bos?

  10. Gambarnya bagus, dan sesuai dengan latar blog ini.

  11. @ lovepassword
    enggak, sampeyan sendiri? :mrgreen:

    @ dana
    8-)

  12. Siapa aja dach yang penting bisa mesejahterakan rakyat negeri ini

  13. Sayang… tak ada calon yang punya nama tengah “Hussein” dan pernah sekolah di Menteng….

    Coba kalo ada… mungkin banyak yang semangat milih :P

  14. kalo denger gosipnya ibu-ibu tetangga sebelah waktu… mereka pada mau pemimpin kita kayak Obama (O.o)

  15. iya, gambarnya bagus :)

    Presiden selanjutnya? ah, saya mah, wait and see aja :P

  16. tito di rebellradikal Berkata

    salam, masyarakat kita yang feodal mungkin iya dan saya setuju, tapi buat seorang ratu adil???????

    masyarakat kita ini bukan masyarakat misseanisme bung, yang ada ketika zaman kolonial dan dikaji pada sejarah-sejarah lokal.

    kita sedang di era posmo,

    tapi gambarnya bagus, dan berharap pemimpin kita yang seberani presiden kita yang pertama, dan kita yang menilainya. bukan nasib, ataupun menunggu dan melihat.

  17. Semoga pemimpin ke depan akan lebih baik…
    Yang mengkawatirkan saya MUI sebagai tempat berkumpul ulama ikut2an berpolitik, golput pun mau difatwakan haram…
    mmm…

Tinggalkan Balasan