Sajak~Sajak Ngawur
.
Untuk menikmati lebih jelas, klik Toggle Full Screen (kanan-pojok-atas)
.
[]
Parijs van Java | 27 Mei 2009
01.20 AM
.
Untuk menikmati lebih jelas, klik Toggle Full Screen (kanan-pojok-atas)
.
[]
Parijs van Java | 27 Mei 2009
01.20 AM
27 Mei, 2009 pada 3:36 am
Beh. Berat.
*ini gunawanrudy malas logout*
27 Mei, 2009 pada 9:48 am
Iya,,berat nih….
**saya pake hape** :d
27 Mei, 2009 pada 10:30 am
berat sama dijunjung, ringan sama dijinjing. *belum logout*
27 Mei, 2009 pada 10:40 am
@ Betang alias Gun | denologis | STMJ
ckk… pada pake koneksi apaan sih, hari gini kok buka kek format e-paper model gitu aja pada berat.
*sinis mode = OFF*
Yah… ckk
demi sebuah apresiasi, saya rubah lah ntar…
27 Mei, 2009 pada 11:57 am
beraaaaattt ga kliatan
27 Mei, 2009 pada 1:34 pm
*keliatan dong*
blm baca semua sih, baru yang pendek2 aja..
hm, sajak pertama yang ttg khusyu itu bener2 lucuuuuuu *ngakak*
tapi hebat ya, cuma dengan beberapa kalimat aja sajaknya, dan beberapa ada yang ngena ^_^
okeh, segitu dulu, tar di sambung lagi..
oh yaaaaa..
btweiiii..rekues boleh ga? minta buatin puisi bertema cinta dong
*ngeloyor pergi*
27 Mei, 2009 pada 1:47 pm
Bukan sajak, tapi sebetulnya lebih tepat disebut “fiksi mini”. Dan yang saya lakukan hanyalah latihan menulis fiksi genre baru epigon Agus Noor saja.
27 Mei, 2009 pada 2:07 pm
This.
» —————————————————
See how love can make you smile
It always, but no one can make it stop
But darling see how love can make the tears
And it’s always
But no one could make it stop
You had broken many hearts
and think you are the winner by the game
But darling one who strong may come to you
Let it be and there’s no one who cry for you
» —————————————————
27 Mei, 2009 pada 2:21 pm
itu kan liriknya Mercy’s
27 Mei, 2009 pada 1:58 pm
Mmm… kupikir ada yg lebih menarik lagi.
Mari kita amati. Yg sajak Sajadah, ditulis 12.01 PM. Lalu yg sajak Khusyuk, 12.02 PM. Sisanya (dan hampir smuanya) ditulis di hari yg sama, dgn selisih penulisan bbrp menit saja.
Kau nulisnya impromtu, Ar???
27 Mei, 2009 pada 2:41 pm
Wooooooooow kereeeeeeentxzxzxz.. dik Aries yang lucu sajaknya lucu.. baguuuuus.. indah… ruaaaaar biasaaaaa… koooo.. kertasnya putih… tulisannya putih… sajaaak soewoeng yaaa… yayaya.. kekosongan… *manggut manggut*.. pura pura ngerti… *geleng geleng*… ini IM2nya jelek apa kompinya dah busuk yaaa.. kebanyakan nyampah… langkah gontai… pulaaaaaang… ma kasih atas syairnya… diiik…
Salam Sayang
*nyengir keledai*..
27 Mei, 2009 pada 6:35 pm
ini dia yang saya tunggu2, mas ariis. ayo terus berkarya. saya belum sempat baca sajak2 khas mas ariss itu. keburu nonton bola, hehe …. salam kreatif.
27 Mei, 2009 pada 10:19 pm
wakakakaka …. top markotob!
Tambahin: Andai T* punya blog… kira-kira bakal hosting di mana ya?
28 Mei, 2009 pada 2:43 am
Should I laugh,even smile I can’t
what’s wrong with me ris?Why should I ask you ???28 Mei, 2009 pada 5:19 am
sajak ngawur aja jadinya begini, kalo sajak serius gimana yach. bisa sebanding dengan WS rendra.
29 Mei, 2009 pada 5:40 pm
judulnya sajak abu2
30 Mei, 2009 pada 10:27 am
–aris–
*halah*
sajakna pake bhs indonesia dong, tar sy copy paste..
boleh kan? bikin yg baru lagi ja, tapi pke bhs indonesia yang baik dan benar
31 Mei, 2009 pada 7:39 am
puji Tuhan, akhirnya bisa membaca sajak-sajak ngawur yang benar-benar ngawur kalau hanya dianggurkan saja di blog….
“kau ini bagaimana?” tanya gus mus
“ah, gitu aja kok repot”. jawab gus dur
31 Mei, 2009 pada 8:20 am
Tidak memilih itu dicap [insert religion here] KTP. *teringat deskripsi diri A*** Su***** di Facebook*
31 Mei, 2009 pada 10:23 am
^ ASu ?
*akibat ikutan membaca verbatim*
31 Mei, 2009 pada 9:18 pm
@ Maharani Firdaus
.
.
.
@ kangBoed
rrr… *garuk-garuk jidat*
.
.
.
@ sawali tuhusetya
ah, iya, hidup memang untuk berkarya
*catet*
.
.
.
@ illuminationis
ini illuminationis apa Bondan Winarno yah?

.
hee?
.
.
.
@ Kazumi
entah..
.
.
.
@ adipati kademangan
itu emang beneran ngawur ‘khaan?
.
.
.
@ denologis
jadi maksudnya, mending tidak hanya dipublikasikan di blog saja?
.
.
.
@ lambrtz
.
Asemm!!! Itu cuma tiga huruf yang dinongolin!
.
.
.
@ illuminationis
hus! kalau yang itu jangan ditiru!
11 Juni, 2009 pada 3:06 pm
hwahahahaha…. seru nih…. ada lagi nggak…?
25 Desember, 2009 pada 2:32 pm
Indahnya Rasa dan Cinta
Sulit diurai dengan kata-kata
Cobalah kau bayangkan,
Sebuah cinta telah menari indah semalam
Ketika kutemukan kau dalam mimpiku
Diterangi spotlight rembulan,
Disaksikan jutaan bintang gemintang
Ditepuktangani para unggas malam
Rinduku,,,,,,,,
Cobalah kau bayangkan,
Sebuah cinta sedang merenungi diri,
Sibuk dan berpesta mengasihani diri sendiri
Mengaum tanpa henti,
Meraung mendayu-dayu
Terjongkok di lubang nestapa
Kasihku,,,,
Cobalah kau bayangkan,
Bunga bakung di ladang, indah nian
Atau burung hutan yang tidak mati kelaparan
Apakah cinta akan menggils etos kerjamu?
Pasti tidak.
Sebab cinta itu indah, tak terlukis dengan kata-kata
Melebihi bunga bakung, melebihi jubah raja
Cinta malah memberimu gemerlapaan sukacita
Dia datang bisa tiba-tiba…seperti aku datang padamu
Meskipun tak dapat kau balas dengan kata-kata
Tapi kupercaya kau pasti menyimpan maksudku
Yang perlu juga kau wujudkan dengan kata-kata jua
Paling tidak kau jawab dengan senyum dikulum
Suatu pertanda mulai kau tertarek dengan pengirim berita
Yang jelas aku bukan pengemis cinta
25 Desember, 2009 pada 2:33 pm
Jodohku itu ….. Ya kamu
Iya …. kamu …
Kamu yang telah banyak mengisi hari-hariku
Kamu yang telah memberi rasa di hatiku
Kamu yang telah membuat aku sedih dan senang
Kamu yang selama ini pernah hadir di dalam hidupku
Kamu …. kamu …. dan kamu ……
Iya ….. kamu …..
Masih ngak percaya?? …..
Pikirkanlah ….
Resapilah…
Tanyakanlah …
Pada hati dan pikiranmu
Masih adakah aku ?
*Ketika kau sangat ku nanti ..
25 Desember, 2009 pada 2:35 pm
Di keheningan malam
Dibawah bintang-bintang
teringat ku akan cinta
cinta yang indah…
namun sungguh jauh dirasa
sungguh ku tak kuasa…
tuk menggapai kemurnian cinta..
walau cinta tak kunjung tiba,
tahun pun telah memakan usia
namun satu hal pasti kurasa..,
suatu masa…. entah dimana
kan kutemukan arti sebuah cinta
walau harus menitik air mata
tiada hal yang tersia…
jika cinta sudah kujumpa
kan kuberikan hati pujangga.
cinta…
tiada habis kuucap kata
tak suatu hal dapat merupa
namun satu hal kupercaya
hatiku hanya miliknya… nya itu ya kamu
ya kau yang baca puisi ku ini…bolak balik ndak ngerti ya